Rality Show Yang mana banyak memiliki skenario cerita yang sama. Inilah yang sedang marak di acara televise.  Contestan di bagi menjadi Beberapa group dan dengan target untuk menyelesaikan Tugas yang di tetapkan oleh sutradara. Proses tersebutlah menjadi inti dari reality show itu sendiri.  Salah satu factor terbesar yang di kekalahan adalah tidak adanya pembagian Tugas yang jelas dari tim contestan itu sendiri., Akibatnya ada Beberapa orang yang mengerjakan sebuah pekerjaan yang sama tetapi ada juga pekerjaan yang terbengkalai dan terakhir masing-masing contestan yang saling menyalahkan satu dengan yang lain.

            Pembagian Tugas ini dalam konteks organisasi di sebut dengan JOB Profile (Urain Jabatan). Peran Job Profile di sini sangat pital dalam operational. Tanpa adanya job profile, tidak aka  kejelasan Tugas dan tanggungjawab.  Dampak dari ketidakjelasan Tugas antara lain adalah adanya Tugas yang terbengkalai, peluang untuk terjadi komplik antar divisi/individu karena Tugas yang bertabrakan ataupun karena ketidak merataan Tugas. Hal ini menyebabkan anggota organisasi merasakan ROLE AMBIGUITY ( tidak jelas peranannya dalam organisasi atau bisa juga Role Conflict (rangkap Jabatan).  Job profile dapat kita kelompokkan menjadi dua katagori, Yaitu:

1.      Analisa Jabatan,  Analis ajabatan merupakan metode di mana nara sumber yang di guakan dalam  membangun Job Profile adalah pemangku jabatan itu sendiri.  Di mana pemangku jabatan itu sendiri yang merincikan tugas-tugas hariannya yang kemudian akan di komplikasikan  yang di sebut dengan Job Profile.  Tetapi kelemahan dari metode ini adalah Job profile yang di peroleh di dasarkan semata pada tugasharian di lapangan, bukan pada tugas yang seharusnya di kerjakan di lapangan.
 HONEST, ON TIME IN PROJECT completion


2.      Desain Jabatan, metode disain Jabatan adalah kebalikan dari analisa jabatan.  Sumber data disain jabatan di dapatkan dari Subject matter expertise ataupun dari atasan pemangku jabatan.  Dengan demikian, job profile yang di dapatkan berisi tugas yang seharusnya di lakukan oleh pemangku jabatan.  Sehingga metode inilah yang paling ideal sehingga terkadang tidak sesuai dengan tugas-tugas yang actual yang sebenarnya di lakukan apalagi  sebuah organisasi telah lama beroperasi dengan tanpa adanya job profile yang baku.

Job profile yang baik harus memiliki Beberapa unsur penting di dalamnya, yaitu:

1.  Tujuan dari jabatan itu sendiri, yang terdiri dari apa alasan jabatan itu di buat dalam organisasi. Fungsi utama dari tujuan jabatan ini adalah memastikan bahwa semua tugas dalam organisasi terlaksana dan tidak ada tumpang tindih apalagi terlewatkan.   Kompenen yang berikutnya adalah

2.      Adanya Uraian Tugas yang jelas, yang berisikan rincian tugas-tugas harian yang harus dilakukan oleh pemangku jabatan.  Ureian tugas ini berisi rincian tugas-tugas harian yang harus dilakukan oleh pemangku jabatan itu nantinya.  Yang mana ureian tugas-tugas inilah yang akan di turunkan menjadi poin-poin indicator Kinerja dalam penilian Kinerja individu.  Ada baiknya juga dalam Job profile di cantumkan juga batasan2 wewenang si pemangku jabatan. SebaB hal ini akan erat kaitannya dengan pengambilan keputusan-keputusan yang akan di ambil oleh pemangku jabatan.  Dengan demikian, pemangku jabatan dapat dengan nyakin untuk mengambil keputusan sesuai dengan kewenangan yang di berikan organisasi terhadap jabatannya.   Juga komplik kewenangan juga dapat di hindari dengan mudah.  Persyaratan yang terakhir adalah,

3.      Pesyaratan akan kompetensi jabatan. Komponen ini berisikan, kompetensi apa saja yang harus di miliki oleh pemangku jabatan untuk dapat melakukan tugasnya dengan baik serta dapat di pertanggungjawabkan kepada organisasi.

Job Profile yang baik, akan memberikan Roadmap bagi para pemangku jabatan, untuk dapat bekerja sesuai lingkupnya dengan maksimal. Seperti halnya reality show di awal. Tiem yang menang bukan dengan personel unggulan , tetapi tiem yang memiliki pemimpin yang mampu memberikan kejelasan tugas yang tinggi sehingga semua anggota tiem bebas berkarya dengan maksimal, komplik antar lingkup kerja dapat di minimalkan serta semua tugas dapat terselesaikan dengan baik dan benar tepat waktunya.  Dalam bidang HR Managementjob profile merupakan  sebuah kunci (Key) kesuksesan  HR Management itu sendiri, mengapa?, karena hampir semua aspek pengelolaan SDM berawal dari perpaduan pada Job Profile.  Dari sini jugalah yang menjadi dasar dalam penyusunan Career part kelak .





Jadwal training:

 untuk mengetahui jadwal training sepanjang tahun, mohon klik di sini: (mohon di baca artikelnya dulu semua) atau langsung lihat : http://sienconsultant.com/Public_Training_Schedule_2013_SIEN%20Consultants.pdf




Apabila bapak/ibu membutuhkan jasa konsultasi yang terpercaya, jujur dan berintegrasi, dalam mendevelop Jobs Profile, maka kamilah yang bapak/Ibu cari, silahkan hubungi kami di: 

ALI Purba Mr
SIEN Consultants
Hotline : 0813-801631.85 | 021- 98567515 I 087884302987
Email : info@indokonsultan.com or purbaali192@ymail.com

 
BISNIS STRATEGI DAN ISO SERTIFIKASI | 081380163185 © 2013. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Top